Advertisements
php

Belajar PHP #09 : Percabangan

Anak Males – Kali ini kita akan belajar materi percabangan yang ada di PHP seperti if else dan lain sebagainya.

Percabangan akan sangat berguna untuk kita ketika ingin membuat sebuah aplikasi yang memungkinkan adanya pemilihan kondisi dan masih banyak lagi kegunaannya, nanti kita bahas lebih lengkap.

Percabangan dalam PHP adalah penggunaan struktur kode yang berbeda-beda tergantung pada kondisi tertentu. Percabangan ini biasanya digunakan untuk membuat keputusan atau mengatur alur program berdasarkan suatu kondisi tertentu.

Berikut ini adalah jenis-jenis percabangan di PHP:

  1. if
  2. if-else
  3. if-else if-else
  4. switch

Mari kita bahas lebih lengkap…

Apa itu Percabangan ?

Percabangan (branching) dalam pemrograman adalah suatu teknik yang digunakan untuk membuat keputusan dalam program, di mana program akan memilih tindakan yang berbeda tergantung pada kondisi tertentu.

Dalam percabangan, program akan mengevaluasi suatu kondisi logis atau ekspresi boolean, kemudian melakukan tindakan tertentu berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

Ada dua jenis percabangan dalam pemrograman, yaitu percabangan satu arah (unconditional branching) dan percabangan dua arah (conditional branching).

Percabangan satu arah dilakukan dengan menggunakan pernyataan seperti goto atau break untuk melompat ke bagian program tertentu.

Sedangkan percabangan dua arah dilakukan dengan menggunakan pernyataan if-else atau switch, di mana program akan memilih antara dua atau lebih jalur eksekusi program tergantung pada nilai kondisi.

Kenapa Harus Menggunakan Percabangan di PHP

Percabangan (branching) sangat penting dalam bahasa pemrograman PHP karena memungkinkan kita untuk mengambil keputusan yang berbeda berdasarkan kondisi yang diberikan, dan menjalankan kode yang berbeda sesuai dengan keputusan tersebut.

Dengan menggunakan percabangan, kita dapat menulis program yang lebih fleksibel dan adaptif, sehingga program dapat merespons masukan dan kondisi yang berbeda secara tepat.

Ini sangat berguna ketika kita ingin mengatur alur program berdasarkan kondisi tertentu, seperti memeriksa apakah sebuah nilai sama dengan kondisi yang diinginkan, atau memeriksa apakah pengguna telah masuk ke dalam sistem.

Dalam PHP, ada beberapa jenis percabangan yang dapat digunakan, seperti if/else, switch, dan ternary operator.

Dengan menggunakan percabangan, kita dapat menulis program yang lebih kompleks dan efisien, dan dapat mempercepat waktu eksekusi program dengan meminimalkan jumlah kode yang dieksekusi dalam kondisi tertentu.

Dengan demikian, penggunaan percabangan sangat penting dalam bahasa pemrograman PHP untuk memungkinkan kita menulis program yang lebih adaptif, efisien, dan fleksibel.

Jenis Jenis Percabangan di PHP

Jadi seperti yang kita ketahui tadi kalau ada beberapa jenis percabangan yang ada didalam PHP, penjelasannya adalah sebagai berikut:

Percabangan if

Percabangan if merupakan salah satu struktur kontrol yang digunakan pada bahasa pemrograman PHP. Percabangan ini digunakan untuk melakukan pengecekan kondisi dan mengeksekusi perintah jika kondisi tersebut terpenuhi.

Jika kondisi tidak terpenuhi, maka perintah tidak akan dieksekusi. Struktur dasar dari percabangan if adalah sebagai berikut:

if (kondisi) {
  perintah;
}

Keterangan:

  1. Kondisi: suatu kondisi yang akan dievaluasi, bisa berupa ekspresi boolean (true/false), variabel, atau ekspresi lain yang mengembalikan nilai boolean.
  2. Perintah: perintah yang akan dieksekusi jika kondisi terpenuhi.

Berikut adalah contoh penggunaan percabangan if:

$nilai = 80;
if ($nilai >= 75) {
  echo "Selamat, Anda lulus!";
}

Pada contoh di atas, kita membuat variabel $nilai dengan nilai awal 80. Kemudian, kita menggunakan percabangan if untuk mengecek apakah nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 75. Jika benar, maka akan dieksekusi perintah echo "Selamat, Anda lulus!";.

Output dari program di atas adalah sebagai berikut:

Selamat, Anda lulus!

Kita dapat melihat bahwa karena nilai variabel $nilai adalah 80, maka kondisi $nilai >= 75 terpenuhi, sehingga perintah echo "Selamat, Anda lulus!"; dijalankan dan menghasilkan output “Selamat, Anda lulus!”.

Percabangan if-else

Percabangan if-else adalah jenis percabangan pada bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menjalankan satu blok kode jika kondisi yang diberikan bernilai benar (true) dan menjalankan blok kode lainnya jika kondisi tersebut bernilai salah (false).

Jadi, jika kondisi dalam if bernilai true, maka akan dijalankan blok kode di dalam if, sedangkan jika kondisi dalam if bernilai false, maka akan dijalankan blok kode di dalam else.

Contoh penggunaan if-else pada PHP:

$nilai = 80;

if ($nilai >= 70) {
    echo "Selamat, kamu lulus!";
} else {
    echo "Maaf, kamu belum lulus";
}

Penjelasan kode di atas:

  1. Pertama, kita mendefinisikan sebuah variabel $nilai dengan nilai 80.
  2. Kemudian, kita membuat sebuah kondisi dengan menggunakan if, yaitu jika nilai dari $nilai lebih besar atau sama dengan 70, maka akan menampilkan pesan “Selamat, kamu lulus!”.
  3. Jika kondisi pada if tidak terpenuhi (nilai $nilai kurang dari 70), maka blok kode di dalam else akan dijalankan, yaitu menampilkan pesan “Maaf, kamu belum lulus”.

Output yang dihasilkan dari kode di atas adalah:

Selamat, kamu lulus!

Pada contoh di atas, karena nilai dari variabel $nilai adalah 80 yang lebih besar dari atau sama dengan 70, maka kondisi pada if terpenuhi dan blok kode di dalam if dijalankan, yaitu menampilkan pesan “Selamat, kamu lulus!”.

Percabangan if-elseif

Percabangan if-elseif adalah salah satu jenis struktur kontrol yang dapat digunakan di PHP untuk memeriksa beberapa kondisi sekaligus. Pada struktur kontrol ini, kondisi pertama diuji, jika benar maka blok kode yang terkait dengan kondisi tersebut akan dieksekusi, dan jika tidak benar, maka kondisi berikutnya akan diuji hingga ditemukan kondisi yang benar atau jika tidak ada kondisi yang benar maka blok kode di bagian else akan dijalankan.

Contoh penggunaan struktur kontrol if-elseif di PHP adalah sebagai berikut:

$nilai = 80;

if ($nilai >= 90) {
    echo "Nilai Anda A";
} else if ($nilai >= 80) {
    echo "Nilai Anda B";
} else if ($nilai >= 70) {
    echo "Nilai Anda C";
} else if ($nilai >= 60) {
    echo "Nilai Anda D";
} else {
    echo "Nilai Anda E";
}

Pada contoh di atas, kita memiliki variabel $nilai dengan nilai 80. Kemudian kita menggunakan struktur kontrol if-else if-else untuk memeriksa nilai tersebut. Pertama, kondisi $nilai >= 90 diuji, namun karena kondisi tersebut tidak benar maka program lanjut mengecek kondisi berikutnya.

Kondisi berikutnya adalah $nilai >= 80, dan karena kondisi ini benar, maka blok kode yang terkait dengan kondisi tersebut akan dieksekusi, yaitu mencetak “Nilai Anda B”.

Karena kita menggunakan struktur kontrol if-else if-else, maka program akan berhenti mengecek kondisi setelah salah satu kondisi terpenuhi.

Output dari contoh di atas adalah:

Nilai Anda B

Selain itu, kita juga bisa menggunakan struktur kontrol if-else if-else ini untuk memeriksa lebih dari satu variabel atau ekspresi. Contoh penggunaan struktur kontrol ini untuk memeriksa dua variabel adalah sebagai berikut:

$nilai1 = 80;
$nilai2 = 90;

if ($nilai1 >= 90 && $nilai2 >= 90) {
    echo "Nilai Anda A";
} else if (($nilai1 >= 80 && $nilai2 >= 80) || ($nilai1 >= 90 && $nilai2 >= 70)) {
    echo "Nilai Anda B";
} else if (($nilai1 >= 70 && $nilai2 >= 70) || ($nilai1 >= 80 && $nilai2 >= 60)) {
    echo "Nilai Anda C";
} else if (($nilai1 >= 60 && $nilai2 >= 60) || ($nilai1 >= 70 && $nilai2 >= 50)) {
    echo "Nilai Anda D";
} else {
    echo "Nilai Anda E";
}

Pada contoh di atas, kita memiliki dua variabel yaitu $nilai1 dan $nilai2 dengan nilai 80 dan 90. Kita menggunakan operator logika && (AND) dan || (OR) untuk menggabungkan kondisi-kondisi yang diperiksa.

Kondisi pertama yang diuji adalah $nilai1 >= 90 && $nilai2 >= 90, namun karena kondisi tersebut tidak benar maka program lanjut mengecek kondisi berikutnya

Percabangan Switch

Percabangan switch merupakan salah satu jenis percabangan pada bahasa pemrograman PHP. Percabangan ini digunakan ketika kita memiliki beberapa kasus atau pilihan yang harus dipilih dan dijalankan program berdasarkan nilai variabel yang diberikan.

Syntax switch pada PHP adalah sebagai berikut:

switch (variable) {
  case value1:
    // statement yang akan dijalankan jika nilai variable sama dengan value1
    break;
  case value2:
    // statement yang akan dijalankan jika nilai variable sama dengan value2
    break;
  ...
  default:
    // statement yang akan dijalankan jika nilai variable tidak sama dengan value1, value2, dan seterusnya
    break;
}

Pada syntax di atas, terdapat variabel yang diperiksa nilai nya pada bagian pertama dan beberapa case yang merupakan nilai-nilai yang akan dibandingkan dengan variabel tersebut.

Jika nilai variabel sama dengan nilai case, maka statement pada case tersebut akan dijalankan. Jika tidak ada satu pun case yang cocok, maka statement pada default akan dijalankan.

Berikut adalah contoh penggunaan switch pada PHP:

$nilai = 85;

switch ($nilai) {
  case 90:
    echo "Nilai Anda A";
    break;
  case 80:
    echo "Nilai Anda B";
    break;
  case 70:
    echo "Nilai Anda C";
    break;
  case 60:
    echo "Nilai Anda D";
    break;
  default:
    echo "Nilai Anda E";
    break;
}

Pada contoh di atas, terdapat variabel $nilai yang memiliki nilai 85. Kemudian, pada bagian switch, variabel $nilai dibandingkan dengan beberapa nilai pada case, yaitu 90, 80, 70, dan 60.

Karena nilai variabel $nilai sama dengan 85, maka tidak ada satu pun case yang cocok, sehingga statement pada default akan dijalankan. Statement tersebut akan menampilkan teks “Nilai Anda E”.

Output yang dihasilkan dari program di atas adalah sebagai berikut:

Nilai Anda E

Percabangan switch pada PHP sangat berguna dalam situasi ketika kita memiliki banyak opsi yang harus dipilih berdasarkan nilai variabel.

Namun, penggunaan percabangan switch harus hati-hati, karena terlalu banyak case dapat menyebabkan program menjadi sulit dibaca dan dipelihara.

Selain itu, switch juga tidak efektif jika kita ingin memeriksa apakah nilai variabel sama dengan rentang nilai tertentu.

Penutup

Okelah, mungkin itu dulu, tutorial php belajar materi percabangan, sampai jumpa di tutorial php lainnya.

You may also like...

Popular Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *